BEKASI – Penurunan permukaan tanah di Jakarta telah menjadi ancaman serius yang tidak bisa diabaikan. Dalam satu dekade terakhir, sejumlah titik di Jakarta Utara tercatat mengalami penurunan permukaan tanah rata-rata 2 hingga 15 cm per tahun. Bahkan di beberapa wilayah ekstrem, penurunan mencapai hingga 28 cm per tahun.
Fenomena ini bukan lagi insidental, melainkan tren yang terus berlanjut dan semakin meluas. Dampaknya pun dirasakan, mulai dari banjir rob yang lebih sering terjadi, terganggunya infrastruktur publik, meningkatnya risiko sosial-ekonomi, hingga menurunnya kualitas hidup masyarakat.
Salah satu penyebab utama dari penurunan tanah adalah ekstraksi air tanah secara berlebihan. Pengambilan air tanah yang tidak terkendali menciptakan kekosongan di lapisan bawah tanah, menyebabkan tanah mengempis seiring waktu. Beban bangunan bertingkat, urbanisasi yang masif, dan perubahan iklim turut memperparah kondisi ini.
Namun, solusi tetap ada. Salah satu langkah paling efektif untuk mengatasi krisis ini adalah beralih dari penggunaan air tanah menuju pemanfaatan air permukaan yang dikelola secara profesional melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
Sebagai perusahaan pengelola air yang mengedepankan prinsip sustainability, PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) hadir membawa solusi nyata melalui sistem SPAM Regional Jatiluhur I. Sistem ini memanfaatkan air dari Waduk Jatiluhur dan mampu menyuplai hingga 4.750 liter per detik air bersih, melayani kebutuhan hampir 2 juta jiwa di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Karawang.
Air yang didistribusikan telah melalui proses pengolahan dan pemurnian dengan standar mutu tinggi, sehingga aman digunakan sebagai sumber utama air bersih rumah tangga. Penggunaan air permukaan dari SPAM ini secara langsung membantu menekan laju penurunan permukaan tanah dengan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap sumur bor dan eksploitasi air tanah.
Langkah ini sejalan dengan komitmen WTJJ dalam mendukung Ketahanan Air Nasional, prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Tidak hanya sebagai penyedia layanan air minum, WTJJ juga mengambil peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Keberhasilan mengatasi krisis penurunan tanah membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. WTJJ percaya bahwa dengan sinergi multipihak, Jakarta tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga tumbuh menjadi kota yang tangguh, lestari, dan layak huni bagi generasi mendatang.**
