PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) secara resmi memperkuat komitmennya terhadap keselamatan kerja melalui implementasi masif kebijakan Stop Work Action (SWA). Kebijakan ini memberikan kewenangan penuh kepada setiap pegawai hingga mitra kerja untuk menghentikan sementara aktivitas operasional apabila ditemukan tindakan atau kondisi tidak aman yang berpotensi memicu kecelakaan kerja.

Bagi WTJJ, aspek keselamatan bukan lagi menjadi tanggung jawab parsial pimpinan, pengawas, ataupun fungsi HSE semata. Di tengah tingginya dinamika operasional instalasi pengolahan air yang mencakup aktivitas pemeliharaan, pengoperasian alat berat, pekerjaan kelistrikan, interaksi dengan bahan kimia, hingga pekerjaan di ketinggian kewaspadaan kolektif menjadi kunci utama. Setiap individu di lingkungan kerja memiliki hak dan kewajiban yang setara dalam mengenali potensi bahaya sedini mungkin.

“Keputusan untuk menghentikan pekerjaan sementara demi memperbaiki aspek keselamatan adalah bentuk tindakan yang sangat bertanggung jawab. Hal ini sepenuhnya sejalan dengan komitmen jangka panjang perusahaan guna melindungi aset terpenting kami, yakni nyawa manusia.” ujar Rendy Ardiansyah, Direktur Utama WTJJ.

Untuk memastikan kebijakan ini berjalan optimal tanpa adanya keraguan, manajemen WTJJ memberikan jaminan perlindungan mutlak bagi pihak yang menginisiasi SWA. Pegawai maupun mitra kerja yang memutuskan untuk menghentikan pekerjaan atas dasar kepedulian terhadap K3 dipastikan bebas dari sanksi ataupun konsekuensi negatif, termasuk apabila tindakan tersebut menyebabkan tertundanya jadwal penyelesaian proyek. Jaminan perlindungan ini krusial untuk membangun keberanian dan transparansi di lapangan tanpa adanya rasa takut terhadap tekanan operasional.

Lebih lanjut, setelah pekerjaan dihentikan lewat mekanisme SWA, kondisi bahaya yang dilaporkan harus segera dikomunikasikan, diperiksa bersama, dan diperbaiki secara objektif. Pengalaman serta temuan di lapangan ini kemudian dijadikan materi pembelajaran bersama dalam forum Safety Meeting periodik demi memperkuat mitigasi risiko dan mencegah insiden serupa berulang di area kerja lainnya. Langkah ini juga menjadi bagian strategis dalam pemenuhan aspek Sosial pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diusung perusahaan.

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.