PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) kembali menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis perusahaan. Melalui implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG) yang konsisten dan terukur, WTJJ berhasil memperoleh fasilitas Green Financing senilai Rp1,29 triliun, menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan tidak hanya menciptakan dampak sosial dan lingkungan, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut dipaparkan dalam kegiatan Community of Practice (COP) Finance & Tax Wizards yang diselenggarakan bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai forum berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan keuangan dan strategi korporasi berbasis keberlanjutan. (23/06)

Mengusung tema “Profit with Purpose, Growth with Sustainability”, WTJJ menunjukkan bagaimana penerapan ESG mampu menjadi keunggulan kompetitif sekaligus membuka akses terhadap sumber pendanaan yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh Green Financing merupakan hasil dari integrasi ESG ke dalam seluruh aspek operasional perusahaan.

“ESG bukan sekadar kewajiban kepatuhan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi bisnis kami. Keberhasilan memperoleh Green Financing membuktikan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan mampu memperkuat ketahanan finansial perusahaan sekaligus menciptakan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Kami percaya bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan penciptaan nilai sosial dan lingkungan yang berkelanjutan,” ujar Rendy.

Sebagai Badan Usaha Pelaksana (BUP) proyek KPBU SPAM Regional Jatiluhur I, WTJJ mengelola penyediaan air minum curah yang berkontribusi langsung terhadap peningkatan akses air bersih bagi masyarakat. Aktivitas usaha perusahaan sejalan dengan prinsip Taksonomi Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya pada sektor Pengelolaan Air Bersih dan Air Limbah (Water Supply, Sewerage, Waste Management and Remediation Activities/WSSWMR).

Dalam prosesnya, WTJJ berhasil memenuhi berbagai persyaratan teknis keberlanjutan, mulai dari efisiensi energi operasional, pengelolaan risiko lingkungan, hingga tata kelola perusahaan yang baik. Kepatuhan terhadap standar tersebut menjadi fondasi penting dalam memperoleh pengakuan dari berbagai lembaga independen.

Komitmen keberlanjutan WTJJ juga memperoleh validasi global melalui penilaian ESG oleh *S&P Global* dengan perolehan skor ESG sebesar 52 pada tahun 2025. Capaian tersebut menempatkan WTJJ sebagai salah satu perusahaan sektor air dengan kinerja keberlanjutan terbaik di kawasan Asia dan dunia.

Implementasi ESG yang kuat memberikan dampak langsung terhadap struktur pendanaan perusahaan, di antaranya:

  • Berhasil memperoleh fasilitas Green Financing sebesar Rp1,29 triliun.
  • Membuka fleksibilitas pengelolaan keuangan perusahaan melalui optimalisasi hak pemegang saham.
  • Memperkuat kepercayaan pasar yang ditunjukkan melalui perolehan peringkat korporasi idA (Stable Outlook) dari PEFINDO.

Ke depan, WTJJ akan terus memperkuat implementasi ESG melalui berbagai inisiatif strategis yang mendukung ketahanan bisnis, efisiensi operasional, mitigasi risiko iklim, serta peningkatan dampak sosial bagi masyarakat.

Melalui keberhasilan ini, WTJJ berharap dapat menjadi contoh nyata bahwa investasi pada keberlanjutan bukan hanya menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.