BEKASI – Sebagai upaya untuk terus meningkatkan kesadaran dan komitmen terhadap keselamatan serta kesehatan kerja, PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) mengadakan kegiatan peningkatan awareness terkait Keselamatan, Kesehatan, dan Lingkungan (K3L). Acara ini mencakup sosialisasi kebijakan Sistem Manajemen K3L (SMK3L), Sistem Work Accident (SWA), serta penerapan Golden Rules pada Kamis, 30 Januari 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Tim Operasi dan Pemeliharaan (O&M) WTJJ Bekasi dan Cibeet, serta Tim Health, Safety, and Environment (HSE) WTJJ.

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesadaran seluruh pihak terkait akan pentingnya keselamatan kerja—bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi lingkungan sekitar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai pedoman utama dalam keselamatan kerja agar setiap individu lebih disiplin dalam menerapkan standar keselamatan.

Melalui penyampaian materi secara interaktif, peserta diharapkan dapat memahami serta menginternalisasi pentingnya setiap langkah yang diambil dalam pekerjaan, guna menghindari potensi bahaya dan menjaga keselamatan bersama.

Direktur Utama PT WTJJ, Rendy Ardiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Zero Tolerance Policy terhadap pelanggaran keselamatan kerja.

“Ini bukan sekadar slogan, tetapi budaya yang harus diterapkan setiap saat dalam semua aktivitas kerja. Setiap individu diharapkan untuk selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian, serta melaporkan dan menghindari segala bentuk kelalaian yang dapat membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Rendy juga menambahkan bahwa keselamatan kerja merupakan prioritas utama PT WTJJ. Oleh karena itu, ia mengimbau semua pihak—baik dari tim O&M, HSE, maupun pihak terkait lainnya—untuk memiliki komitmen yang sama dalam menjalankan protokol keselamatan dengan disiplin serta penuh tanggung jawab.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap dapat terus memperkuat budaya keselamatan di tempat kerja dan memastikan bahwa setiap pekerja kembali ke rumah dengan selamat. Selain itu, sosialisasi ini diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara tim O&M dan HSE dalam mencapai tujuan bersama, yaitu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat,” harap Rendy.

Hingga saat ini, PT WTJJ telah berhasil mempertahankan zero fatality dalam operasionalnya. Keberhasilan ini akan terus dijaga melalui berbagai upaya pencegahan yang berkelanjutan. Selain sosialisasi secara berkala, PT WTJJ juga secara rutin mengadakan toolbox meeting dan safety morning talk guna memastikan bahwa K3 selalu menjadi perhatian utama dalam setiap pekerjaan.(*)

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.