Bekasi, 23 Februari 2024 – Bertempat di Auditorium WIKA Tower II, Jakarta, Kamis (22/2), Asosiasi Kontraktor Indonesia [AKI] – PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] – PU Bangun [Perkumpulan Pakar Utama Bangunan Nusantara] – WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ] dan Konsorsium Kontraktor WIKA – Jaya Konstruksi [WJKSO] menghelat seminar dengan tajuk, “Investasi, Potensi & Peranan Tenaga Ahli Konstruksi dalam Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)”
Hadir sebagai narasumber pada seminar ini antara lain, Dirjen Pembiayaan Infastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan, Kementerian PUPR, Herry Trisaputra Zuna, Direktur Utama PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur, Sidiq Purnomo dan Direktur Operasional PT Karian Water Services, Yunan Kurnianto.
Dalam sambutan pembuka seminar, Ketua PU Bangun, Mursyid mengatakan bahwa sejalan dengan meningkatnya pembangunan infrastruktur di tanah air, telah mendorong meningkatnya kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang tersertifikasi.
Hal itu, terang Mursyid, menstimulasi lahirnya sebuah wadah yang bukan sekedar berdiri sebagai asosiasi keprofesian saja. Lebih dari itu, menjadi sebuah rumah bagi semua pelaku dunia konstruksi yang bisa memberikan kontribusi pendidikan, pelatihan, pembekalan, penelitian dan pengembangan diri.
“Investasi Air Minum kini tengah naik daun dan seminar ini menjadi sangat menarik karena menjembatani potensi bisnis air dan peranan vital tenaga ahli konstruksi professional dalam pembangunannya,” tukasnya.
Sebagai pembicara pertama, Herry Trisaputra Zuna, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan memaparkan betapa pentingnya strategi pendanaan dan Kebijakan SPAM di Indonesia.
Dalam paparannya, Herry mengatakan bahwa selama ini pembangunan infrastruktur air masih mengandalkan anggaran negara. Pasalnya, swasta belum tertarik untuk turut berkecimpung di dalamnya karena infrastruktur air itu mahal, padat modal dan membutuhkan investasi awal yang besar. Hal itu menyebabkan pembangunan infrastruktur air menjadi tidak maksimal dan memiliki berbagai hambatan.
“Diperlukan blended finance atau pembiayaan campuran untuk membangun infrastruktur air yang mumpuni. Dengan begitu ketahanan air, target SGDs, hingga aspek bisnis dapat diselesaikan. Seluruh stakeholders harus bekerja sama untuk meningkatkan investasi di sektor air,” ujarnya.
Dua pembicara lain yaitu Direktur Utama PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur dan Direktur Operasional PT Karian Water Services, Yunan Kurnianto dalam presentasinya memaparkan A to Z seputar investasi, teknologi, hingga tantangan, termasuk best experience dalam pembangunan SPAM Regional Jatiluhur I dan SPAM Karian.
“Kami berharap seminar ini dapat memberikan yang terbaik dan menjadi perekat sinergitas semua pemangku kepentingan di bidang SPAM, sekaligus menjadi motor katalis kualitas professional tenaga ahli konstruksi,” pungkas Sidiq Purnomo, Direktur Utama WTJJ.
#ourwaterourfuture
#airbersihuntuksemua
Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur
IG | @wikajatiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W | www.wikatirtajayajatiluhur.id
