Sebagai wujud komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) secara konsisten menjalankan program pemantauan aspek Health, Safety, and Environment (HSE). Salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali adalah pengukuran intensitas cahaya dan tingkat kebisingan di seluruh area operasional perusahaan.

Langkah preventif ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh karyawan dapat bekerja dengan tingkat kenyamanan yang optimal, sekaligus meminimalkan risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK) yang disebabkan oleh faktor lingkungan.

Integrasi Tata Kelola Berkelanjutan (ESG)

Bagi WTJJ, pengukuran rutin ini bukan sekadar pemenuhan regulasi (kepatuhan hukum), melainkan implementasi konkret dari pilar-pilar ESG (Environmental, Social, and Governance):

  • Aspek Sosial (Social): Perusahaan menempatkan keselamatan dan kesejahteraan karyawan sebagai prioritas tertinggi. Dengan menjaga ambang batas pencahayaan dan kebisingan sesuai standar ideal, WTJJ memastikan hak-hak pekerja atas lingkungan kerja yang layak dan sehat terpenuhi secara adil.
  • Tata Kelola (Governance): Transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan berkala mengenai kondisi lingkungan kerja menunjukkan tata kelola perusahaan yang bersih, bertanggung jawab, dan patuh terhadap standar K3 nasional maupun internasional.

Mendukung Agenda Global SDGs

Melalui monitoring HSE yang ketat dan berkala ini, WTJJ turut berkontribusi aktif dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada poin-poin berikut:

  • SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera: Menjamin kesehatan fisik dan mental karyawan melalui pencegahan gangguan pendengaran akibat bising (Noise-Induced Hearing Loss) dan kelelahan mata akibat pencahayaan buruk.
  • SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Menciptakan lingkungan kerja yang aman dan inklusif demi mendorong produktivitas kerja yang optimal dan berkelanjutan.

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.