Dalam upaya menghadirkan layanan air bersih yang andal dan bermutu tinggi bagi masyarakat, Wika Jatiluhur (WTJJ) terus melakukan inovasi secara berkesinambungan. Kini, fasilitas pengolahan air (Water Treatment Plant) WTJJ telah mengimplementasikan sistem Smart Water Treatment yang didukung oleh teknologi mutakhir bernama Streaming Current Monitor (SCM).

SCM merupakan alat sensor daring (online) canggih yang berfungsi untuk mengukur muatan listrik netral (koagulasi) pada air baku, sesaat setelah dibubuhi bahan kimia koagulan seperti tawas atau PAC. Alat ini menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas pengolahan air bersih.

Cara kerja SCM terbilang simpel namun sangat akurat. Sensor ini membaca muatan partikel air secara terus-menerus dan real-time. Apabila terjadi anomali seperti kekeruhan air baku yang tiba-tiba melonjak atau takaran dosis bahan kimia yang kurang maupun berlebih, SCM akan langsung mendeteksinya hanya dalam hitungan detik.

Penerapan teknologi pintar ini memiliki peran yang sangat vital dalam proses operasional WTJJ. SCM berfungsi ganda, yakni sebagai Monitoring Non-stop yang memantau fluktuasi kualitas air baku agar proses penjernihan tetap stabil, sekaligus sebagai Early Warning System yang memberikan sinyal instan kepada operator lapangan jika terjadi gangguan pada sistem pengondisian air.

Bagi WTJJ, kehadiran SCM membawa dua manfaat nyata yang sangat signifikan:

  • Efisiensi Biaya (Cost Saving): Menghentikan pemborosan penggunaan bahan kimia koagulan. Dengan SCM, dosis yang diberikan dijamin 100% akurat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan air saat itu.
  • Kualitas Air Konsisten: Menjamin air hasil olahan (efluen) selalu stabil dan memenuhi standar mutu kebersihan serta kesehatan yang sangat ketat sebelum didistribusikan.

Melalui integrasi Smart Water Treatment dan teknologi SCM ini, WTJJ kembali membuktikan komitmennya dalam mengelola sumber daya air secara efisien, modern, dan profesional.

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.