PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) terus memperkuat komitmennya terhadap kesejahteraan dan pengembangan pegawai dengan menyelenggarakan seminar bertajuk Mental Resilience. Kegiatan ini menjadi langkah strategis perusahaan untuk memastikan setiap insan WTJJ tidak hanya memiliki kompetensi teknis yang mumpuni, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi dinamika dan tekanan di lingkungan kerja yang bergerak cepat. (17/04)

Di era dunia kerja modern, pegawai kerap dihadapkan pada target yang ketat, perubahan prioritas, hingga situasi yang menuntut pengambilan keputusan secara cepat. Menyikapi hal tersebut, WTJJ memandang bahwa setiap individu membutuhkan kemampuan untuk menjaga keseimbangan emosi, merespons tekanan secara konstruktif, dan beradaptasi dengan baik.

Direktur Utama PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur, Rendy Ardiansyah, menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan dan ketangguhan mental merupakan fondasi utama dalam membangun lingkungan kerja yang suportif serta berkelanjutan.

“Kami menyadari bahwa performa organisasi tidak hanya ditentukan oleh keandalan sistem, kecanggihan teknologi, atau efisiensi proses bisnis, melainkan dari insan perusahaan yang memiliki kapasitas untuk belajar, beradaptasi, dan tangguh menghadapi perubahan. Melalui seminar ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa mengenali batas diri dan mengelola beban kerja secara bijak adalah langkah awal untuk menciptakan hubungan kerja yang sehat dan saling mendukung,” ujar Rendy.

Melalui seminar Mental Resilience ini, insan WTJJ diajak untuk meredefinisi makna ketangguhan. Perusahaan menekankan bahwa resiliensi bukanlah tentang mengabaikan rasa lelah, tekanan, atau kesulitan. Sebaliknya, resiliensi adalah kemampuan untuk memahami kondisi yang sedang dihadapi, memanfaatkan sumber daya yang tersedia, mencari dukungan ketika dibutuhkan, dan kembali menata langkah secara bertahap.

Meskipun kegiatan ini menjadi langkah edukatif dan preventif, WTJJ menegaskan bahwa pembahasan terkait kondisi mental selalu dilakukan dengan tetap menghormati privasi dan martabat setiap individu. Dukungan dibangun melalui penyediaan lingkungan yang aman, komunikasi yang berempati, serta akses bantuan yang tepat ketika dibutuhkan.

 

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.