PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung keberlanjutan lingkungan melalui penerapan teknologi hijau pada proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan efisiensi energi sekaligus menekan emisi karbon dalam proses operasional pengolahan air bersih.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), WTJJ menyadari bahwa penyediaan air minum dalam skala besar memerlukan konsumsi energi yang signifikan. Oleh karena itu, integrasi teknologi ramah lingkungan menjadi prioritas utama untuk menciptakan operasional yang lebih berkelanjutan.

Inovasi Teknologi Hemat Energi

WTJJ menerapkan sejumlah strategi teknis untuk mengurangi jejak karbon, di antaranya:

  • Sistem Pemompaan Efisiensi Tinggi
    WTJJ memiliki komitmen efisiensi energi mulai dari perencanaan sistem, antara lain dengan memilih pompa yang memiliki tingkat efisiensi di atas 80%, menggunakan motor penggerak kelas efisiensi E3, serta menerapkan teknologi Variable Speed Drive (VSD). Kombinasi teknologi ini memungkinkan pengaturan kecepatan motor pompa sesuai dengan fluktuasi kebutuhan debit air, sehingga konsumsi energi dapat dioptimalkan dan pemborosan listrik dapat diminimalkan melalui komitmen penerapan Manajemen energi.
  • Optimalisasi Proses Pengolahan Air
    Implementasi sistem otomatisasi berbasis Supervisory Control and Data Acquisition (SCADA) yang memastikan dosis bahan kimia dan durasi filtrasi berjalan dengan presisi tinggi, mengurangi limbah proses serta penggunaan energi mekanis yang tidak perlu.
  • Pemanfaatan Pencahayaan Alami dan LED
    Desain fasilitas bangunan di area SPAM Jatiluhur I memaksimalkan pencahayaan alami serta menggunakan sistem lampu hemat energi (LED) di seluruh area kerja untuk menekan beban listrik harian.
  • Pemanfaatan Solar Panel untuk Energi Terbarukan
    Sebagai bagian dari komitmen pengembangan energi terbarukan, WTJJ juga mulai memanfaatkan teknologi solar panel yang diterapkan pada sistem lampu penerangan jalan di dalam area plant. Inisiatif ini menjadi langkah awal pemanfaatan energi surya untuk mendukung operasional yang lebih efisien sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi konvensional yang bersumber dari fosil.

Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah menyampaikan “Kami tidak hanya fokus pada kuantitas distribusi air, tetapi juga kualitas prosesnya. Efisiensi energi bukan sekadar penghematan biaya operasional, melainkan tanggung jawab moral kami terhadap kelestarian lingkungan,” ujar Direktur Utama WTJJ.

Mendukung Target Net Zero Emission

Langkah WTJJ ini sejalan dengan target pemerintah Indonesia dalam mencapai Net Zero Emission pada tahun 2050. Melalui operasional SPAM Regional Jatiluhur I, WTJJ membuktikan bahwa sektor infrastruktur air nasional dapat tumbuh berdampingan dengan prinsip-prinsip Green Infrastructure.

 

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.