Bekasi, 2 Oktober 2024 – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan [DJKN Kemenkeu] melaksanakan kunjungan monitoring dan evaluasi (Monev) atas proyek yang dibangun menggunakan Penyertaan Modal Negara (PMN) di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi berkapasitas 4.400 liter per detik, Proyek SPAM Regional Jatiluhur I. Kota Bekasi, Selasa (1/10).
Hadir dalam Monev ini antara lain, Qoswara, kepala Sub Direktorat Kekayaan Negara Dipisahkan, DJKN Kemenkeu, Direktur Utama PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA] Agung Budi Waskito, Direktur Operasi, Hananto Aji, Direktur Utama PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ], Rendy Ardiansyah beserta jajaran manajemen.
Kunjungan ini terang Qoswara, Kepala Sub Direktorat Kekayaan Negara DipisahkanDJKN Kementerian Keuangan ditujukan untuk memantau progres pembangunan serta memastikan penggunaan dana PMN sesuai dengan rencana dan target yang telah ditetapkan. Dalam kunjungan ini, tim DJKN juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan PMN untuk mempercepat penyelesaian proyek, yang ditargetkan rampung pada akhir tahun 2024. Selain itu, DJKN juga mengapresiasi kemajuan proyek yang hingga kini telah mencapai 97% dari total pembangunan.
“Penggunaan PMN harus dikelola secara tepat agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam penyediaan layanan air bersih yang menjadi kebutuhan dasar,” ujar Qoswara.
“Pemerintah berharap proyek ini dapat meningkatkan akses air minum yang berkualitas untuk sekitar 2 juta orang di wilayah Daerah Khusus Jakarta, Kabupaten dan Kota Bekasi serta Kabupaten Karawang.,” lanjutnya lagi.
Proyek SPAM Regional Jatiluhur I merupakan salah satu proyek strategis nasional yang mendapatkan dukungan dari pemerintah melalui alokasi PMN kepada PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk., [WIKA} sebagai pemegang saham mayoritas PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ}. Dengan total kapasitas produksi air mencapai 4.750 liter per detik, SPAM Regional Jatiluhur I dibangun untuk menyediakan air bersih bagi wilayah DKI Jakarta, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Karawang serta membantu mengatasi permasalahan lingkungan akibat penurunan permukaan tanah di Jakarta.
“Kami sangat menghargai kunjungan DJKN yang merupakan bagian dari pengawasan penggunaan dana PMN. Ini menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk memastikan bahwa setiap rupiah dari PMN dikelola secara transparan dan akuntabel, guna mendukung percepatan penyelesaian proyek SPAM Jatiluhur 1,” pungkas Agung Budi Waskito, DIrektur Utama WIKA.
#transformingwaterforabettertommorow
Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur
IG | @wikajatiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W | www.wikatirtajayajatiluhur.id
