Bandung, 4 Juli 2024 – Bertempat di Gedung Kantor Gubernur Jawa Barat atau populer dikenal publik luas dengan Gedung Sate, Direksi PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ] melaksanakan kunjungan kerja, dialog dan diskusi konstruktif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), Kamis (4/7).

Dalam agenda yang berlangsung sejak pagi itu, hadir antara lain: Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin beserta jajarannya yang terdiri dari Asisten Daerah Jawa Barat, Kabiro BIA Pemprov Jabar, Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Tirta Gemah Ripah (Perseroda). Sementara dari WTJJ, turut hadir,  Agung Budi Waskito, Direktur Utama PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk. [WIKA],  selaku pemegang saham mayoritas WTJJ, Direktur Utama, Rendy Ardiansyah dan Direktur Operasi Perseroan, Hari Suprianta.

Pemprov Jawa Barat menyambut baik kunjungan dan kedatangan WIKA dan WTJJ sebagai bentuk riil silaturahmi sekaligus jembatan komunikasi dua arah yang saling komplementer. Pertemuan dan diskusi seputar  kerja sama antara WTJJ dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui BUMD-nya, PT Tirta Gemah Ripah (Perseroda) berjalan lancar dan konstruktif.

Setelah berdialog dan diskusi cukup panjang, acara pagi ini kemudian diakhiri dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk kenang-kenangan dan terima kasih sekaligus  bentuk apresiasi WIKA dan WTJJ  atas kontribusi Pemprov Jabar membina kerja sama yang terjalin sangat baik selama ini.

“Pertemuan dan diskusi pagi  ini memberikan wawasan yang sangat berharga bagi kita semua, dan kami sangat berterima kasih kepada Gubenrur Jawa Barat, Bapak Bey Machmudin beserta jajarannya yang telah berbagi waktu untuk berdiskusi konstruktif atas kerja sama strategik selama ini,” ujar Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito saat menyerahkan cinderamata.

#transformingwaterforbettertommorow
#airbersihuntuksemua

Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur

IG | @wikajatiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W | www.wikatirtajayajatiluhur.id

 

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.