PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) secara resmi menetapkan Kebijakan Keanekaragaman Hayati sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan lingkungan. Kebijakan ini menjadi landasan utama bagi perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mengelola serta meminimalisasi potensi dampak lingkungan yang dapat timbul dari seluruh rangkaian kegiatan operasional di sekitar wilayah kerja.
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor vital penyediaan air, WTJJ memahami sepenuhnya bahwa keberlangsungan bisnis memiliki keterkaitan erat dengan kondisi alam. Ekosistem yang terjaga dengan baik akan mendukung fungsi resapan air, menjaga keseimbangan hidrologis, serta mempertahankan kualitas lingkungan. Oleh karena itu, melalui kebijakan ini, WTJJ berkomitmen mengintegrasikan aspek perlindungan keanekaragaman hayati termasuk flora, fauna, dan habitat alami sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan operasional.
Salah satu langkah konkret yang tertuang dalam kebijakan ini adalah pelaksanaan penilaian risiko keanekaragaman hayati secara berkala di setiap lokasi operasi. Pendekatan berbasis risiko ini mempermudah perusahaan untuk mengenali kondisi lingkungan sekitar secara dini, mendeteksi area yang memerlukan perhatian khusus, serta menyusun rencana pengendalian yang presisi. Program penanggulangan dirancang secara terarah, mulai dari pencegahan gangguan habitat, pengelolaan vegetasi, hingga pemantauan berkala kondisi lingkungan.
WTJJ juga menyadari bahwa perlindungan keanekaragaman hayati tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi kolektif. Untuk itu, perusahaan aktif mendorong kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat sekitar, kalangan akademisi, serta organisasi lingkungan. Kemitraan multipihak ini membuka ruang bagi pertukaran pengetahuan, penyelarasan program kerja, dan penerapan praktik terbaik di lapangan berdasarkan masukan ilmiah yang solid.
Kebijakan strategis ini berlaku mengikat bagi seluruh fungsi internal dan semua pihak eksternal yang terlibat dalam kegiatan operasional WTJJ. Perusahaan menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar dokumen administratif, melainkan komitmen berkelanjutan yang diwujudkan melalui pengumpulan data, pemetaan berkala, dan evaluasi konsisten untuk menjaga harmoni antara keandalan operasional perusahaan dan kelestarian alam demi masa depan bersama.
