BEKASI – PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) terus memperkuat budaya sadar risiko sebagai fondasi penting dalam setiap langkah kerja dan operasional perusahaan. Budaya ini diyakini menjadi kunci agar seluruh proses berjalan aman, terukur, dan siap menghadapi berbagai ketidakpastian.

Pemahaman mengenai budaya sadar risiko ditanamkan melalui berbagai program internal, salah satunya workshop yang melibatkan seluruh insan WTJJ. Pada Jumat, 22 Agustus 2025, WTJJ bersama Divisi Risk Management & Quality, Health, Safety, Environment (QHSE) PT WIKA (Persero) Tbk menggelar Roadshow Budaya Sadar Risiko (Busari) dengan WTJJ sebagai tuan rumah.

Direktur Keuangan, Human Capital, dan Manajemen Risiko WTJJ, Arini Kristalisa, menegaskan pentingnya penerapan manajemen risiko di seluruh lini perusahaan.

“Melalui workshop ini, setiap insan WTJJ diajak untuk lebih peka, siap, dan terlatih menghadapi tantangan maupun ketidakpastian. Dengan begitu, setiap langkah perusahaan tetap aman, terarah, dan memberikan kontribusi nyata,” ujar Arini.

Arini menambahkan, penerapan manajemen risiko bukan hanya soal pencegahan, tetapi juga mendorong transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan nilai perusahaan. Dengan budaya sadar risiko, pengambilan keputusan dapat lebih tepat, proses kerja lebih terorganisir, dan kinerja perusahaan semakin berdaya saing.

“Roadshow Busari ini adalah salah satu kunci agar WTJJ dapat terus mengalirkan manfaat bagi negeri sekaligus mendukung terwujudnya swasembada air nasional,” tutup Arini.

Melalui penguatan budaya sadar risiko, WTJJ menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan air minum yang berkualitas, andal, serta berkelanjutan, sejalan dengan prinsip ESG dan visi ketahanan air nasional.*

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.