BEKASI — Jajaran direksi dan manajemen PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) menegaskan komitmen dalam penerapan lima sertifikasi ISO (International Organization for Standardization) di seluruh lini operasional perusahaan. Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan resmi oleh jajaran direksi dan manajemen di Kantor WTJJ, Selasa, 6 Mei 2025.
Penandatanganan komitmen ini sekaligus menjadi penanda pembaruan dan perluasan ruang lingkup implementasi ISO di WTJJ. Lima standar ISO utama yang diadopsi mencakup standar mutu, lingkungan, keselamatan kerja, manajemen risiko, serta keamanan informasi. Standar ISO tersebut bertujuan memperkuat tata kelola perusahaan, mendukung pengelolaan air minum berkualitas, dan menjaga keberlanjutan operasional SPAM Regional Jatiluhur I.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang WTJJ dalam membentuk budaya kerja yang disiplin, adaptif terhadap risiko, taat regulasi, serta mendukung penguatan ESG Rating dan penerapan Good Corporate Governance (GCG) di sektor water management nasional.
Untuk diketahui, ISO (International Organization for Standardization) adalah sistem manajemen bertaraf global yang memastikan kualitas, perlindungan lingkungan, keselamatan kerja, keamanan informasi, dan pengelolaan risiko berjalan optimal dalam aktivitas sebuah perusahaan.
Sejak awal berdiri di tahun 2021, PT WTJJ telah konsisten menerapkan sistem manajemen ISO. Proses perintisan dilakukan pada 2021, dilanjutkan finalisasi kebijakan dan integrasi lintas fungsi di tahun 2022.
Tahun 2023 menjadi tonggak penting bagi WTJJ dengan diperolehnya empat sertifikasi ISO sekaligus, yaitu ISO 9001 untuk standar mutu, ISO 14001 untuk lingkungan, ISO 45001 untuk keselamatan dan kesehatan kerja, serta ISO 31000 untuk manajemen risiko. Keempat ISO ini awalnya diterapkan pada fase desain, konstruksi, dan persiapan operasi SPAM Regional Jatiluhur I.
Memasuki 2024, ruang lingkup implementasi sistem manajemen ISO diintegrasikan ke fase operasi dan pemeliharaan, seiring dimulainya operasi komersial SPAM Regional Jatiluhur I, proyek air minum KPBU terbesar di Indonesia. Di tahun yang sama, WTJJ juga menambahkan sertifikasi ISO 27001 terkait keamanan informasi, menguatkan komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan data dan sistem digital operasional.
Direktur Utama PT WTJJ, Rendy Ardiansyah, menjelaskan bahwa seiring perjalanan perusahaan, terjadi transformasi ruang lingkup ISO terintegrasi di WTJJ. Pada 2021–2023, ISO masih berfokus pada proyek konstruksi, karena saat itu WTJJ masih dalam fase pembangunan SPAM Regional Jatiluhur I.
“Kini, setelah operasional SPAM Regional Jatiluhur I berjalan penuh, ruang lingkup ISO kami diperluas untuk mencakup seluruh siklus bisnis WTJJ,” ujar Rendy.
Sistem manajemen bertaraf global tersebut kini menjangkau aspek digitalisasi operasi, manajemen data, hingga mitigasi risiko korporat.
“Diharapkan langkah ini mampu menghadirkan operasional WTJJ yang makin profesional, terpercaya, serta berdampak nyata dalam mendukung ketahanan air nasional dan layanan air minum berkualitas bagi masyarakat,” tambahnya.
