BEKASI – Sebagai salah satu Badan Usaha Pelaksana (BUP) KPBU Sektor Air Minum yaitu pada Proyek Strategis Nasional SPAM Regional Jatiluhur I, PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) sangat menyambut baik rencana pembentukan Panel Badan Usaha KPBU Sektor Air Minum yang diinisiasi Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia cq Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur.
Hal tersebut diwujudkan dengan partisipasi PT WTJJ dalam Forum Group Discussion (FGD) terkait Rencana Pembentukan Panel Badan Usaha Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) Sektor Air Minum. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur, pada 23 Desember 2024. Diskusi ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Kementerian PPN/Bappenas, serta pelaku usaha lain di sektor air minum, baik dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta nasional.
Direktur Utama PT WTJJ, Rendy Ardiansyah, menyambut baik rencana pembentukan Panel Badan Usaha KPBU di sektor air minum. Menurutnya, inisiatif ini membuka peluang bagi PT WTJJ untuk memperluas cakupan kerja sama dengan Pemerintah dalam KPBU SPAM lainnya.
“Kami berharap dapat turut berkontribusi dalam mencapai program swasembada air, yang menjadi salah satu fokus utama pemerintah,” ujar Rendy.
Sebagai informasi, PT WTJJ telah sukses menyelesaikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur 1, yang merupakan proyek KPBU air minum terbesar di Indonesia. Melalui skema KPBU, potensi pengembangan bisnis di sektor ini semakin luas, menciptakan peluang yang menguntungkan bagi semua pihak.
Lebih lanjut, Rendy berharap PT WTJJ dapat ikut serta dalam Panel Badan Usaha KPBU tanpa perlu membentuk badan usaha baru. Jika terealisasi, langkah ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap efisiensi waktu dan biaya.
“Apabila PT WTJJ dapat bergabung dalam Panel Badan Usaha KPBU Sektor Air Minum, manfaat sosial-ekonomi nya akan semakin besar. Efisiensi yang dihasilkan juga akan berkontribusi pada tarif air minum yang lebih terjangkau bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan pengalaman serta rekam jejak dalam menyelesaikan proyek-proyek besar di sektor air minum, PT WTJJ juga siap mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur serta regulasi yang diperlukan untuk mewujudkan rencana ini.
Rendy optimistis bahwa kerja sama yang lebih erat dengan pemerintah dalam proyek-proyek KPBU SPAM akan membuka jalan bagi efisiensi yang lebih tinggi, sekaligus memastikan keberlanjutan serta ketersediaan air minum berkualitas bagi masyarakat. (*)
