Bekasi, 11 September 2024 – Direksi beserta Jajaran Manajemen Perum Jasa Tirta (PJT) II melakukan kunjungan kerja ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi dengan Kapasitas 4.400 L/S yaitu proyek investasi WTJJ yang berlokasi di Bekasi, Rabu (11/9).

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama untuk penyediaan air bersih di wilayah Kab./Kota Bekasi dan Daerah Khusus Jakarta. Direksi PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ] selaku Badan Usaha Pelaksana Proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I. Direksi WTJJ menerima dan mendampingi secara langsung dalam kunjungan PJT II ini.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta II, Imam Santoso, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya sinergi strategis antara PJT II dengan WTJJ “Kerjasama yang baik antara PJT II dan WTJJ dapat memastikan kualitas dan ketersediaan air di Bekasi tetap terjaga, terutama dengan tantangan pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang tinggi,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, Direksi dan Manajemen Jasa Tirta II melakukan peninjauan langsung terhadap infrastruktur dan proses pengolahan air di IPA Bekasi. Kedua perusahaan juga berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi, seperti perubahan iklim dan peningkatan kebutuhan air bersih. WTJJ menyambut baik kunjungan ini dan berharap dapat terus bekerja sama untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas penyediaan air bagi masyarakat.

“Kunjungan ini diharapkan dapat lebih memperkuat kolaborasi antara WTJJ dan PJT II dalam menghadapi tantangan di bidang penyediaan air bersih, sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air di wilayah Bekasi dan sekitarnya,” pungkas Rendy Ardiansyah, Direktur Utama WTJJ, optimis.

#transformingwaterforabettertommorow

Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur

IG | @Wikajatiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W | www.wikatirtajayajatiluhur.id

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.