Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya proaktif dalam memitigasi risiko bencana banjir, PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) menyediakan fasilitas sumur resapan di area operasionalnya. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk menanggulangi genangan air saat curah hujan tinggi, tetapi juga untuk menjaga keseimbangan cadangan air tanah di lingkungan sekitar.
Pembangunan sumur resapan ini dikerjakan dengan standar kualitas tinggi yang mematuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 8456: 2017 tentang Sumur Resapan. Kepatuhan terhadap standar ini menjamin bahwa sistem resapan yang dibangun efektif, aman, dan tahan lama dalam menyerap limpasan air hujan ke dalam tanah.
Adapun spesifikasi teknis dari sumur resapan yang dibangun oleh WTJJ adalah sebagai berikut:
- Diameter Dalam: 1,2 meter
- Diameter Luar: 1,3 meter
- Kedalaman: 2 meter
- Material Dinding: Precast (Buis Beton) berkualitas tinggi
Penggunaan buis beton (precast) pada dinding sumur dipilih untuk memastikan struktur yang kokoh dan tahan terhadap tekanan tanah, sekaligus memfasilitasi resapan air yang optimal dan mencegah terjadinya kelongsoran pada dinding sumur.
“Inisiatif pembangunan sumur resapan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. Kami menyadari bahwa pengelolaan limpasan air hujan yang baik sangat krusial, tidak hanya untuk mencegah banjir yang merugikan aktivitas masyarakat, tetapi juga sebagai upaya konservasi air tanah untuk masa depan,” ujar Rendy Ardiansyah, Direktur Utama WTJ.
Dengan kapasitas dan spesifikasi yang telah teruji secara standar nasional, fasilitas sumur resapan ini diharapkan mampu mereduksi beban drainase permukaan secara signifikan. WTJJ berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi menghadirkan solusi infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
