Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan terhadap kelestarian lingkungan dan penciptaan lingkungan kerja yang sehat, PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) selaku pengelola SPAM Regional Jatiluhur I secara resmi memperkuat implementasi program pemilahan sampah di seluruh area operasional IPA Bekasi dan IPA Cibeet.

Langkah ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan upaya aktif perusahaan dalam menanamkan budaya kerja yang ramah lingkungan (Green Office). Dengan menyediakan fasilitas tempat sampah berbasis lima kategori warna, WTJJ berkomitmen memastikan setiap limbah yang dihasilkan dapat dikelola dengan tepat guna.

Mengenal 5 Warna Tempat Sampah di SPAM Regional Jatiluhur I:

Beda jenis, beda pula penanganannya. Untuk mempermudah proses pemilahan, mari kenali fungsi dari masing-masing warna tempat sampah yang kini tersebar di area kerja kita:

  • Hijau (Organik): Khusus untuk sampah yang mudah membusuk, seperti sisa makanan dan dedaunan.
  • Kuning (Anorganik): Tempat untuk material yang dapat didaur ulang, seperti botol plastik, kaleng, dan plastik kemasan.
  • Merah (Limbah B3): Saluran khusus untuk barang berbahaya dan beracun yang memerlukan penanganan khusus, seperti baterai bekas, lampu, dan kemasan bahan kimia.
  • Biru (Kertas): Ditujukan bagi kardus, kertas dokumen bekas, koran, atau majalah.
  • Abu-abu (Residu): Untuk sampah yang sulit atau tidak bisa didaur ulang lagi, seperti pembalut, popok, tisu basah, dan puntung rokok.

Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, menegaskan bahwa pengelolaan air bersih yang berkelanjutan harus berjalan beriringan dengan kelestarian lingkungan di sekitar fasilitas operasional.

“Pemilahan sampah bukanlah garis akhir dari pengelolaan lingkungan, melainkan langkah awal yang sangat krusial untuk membangun budaya kerja yang peduli pada masa depan bumi. Di SPAM Regional Jatiluhur I, kami percaya bahwa langkah besar selalu dimulai dari kedisiplinan kecil yang kita lakukan secara konsisten setiap hari,” ujar Rendy Ardiansyah.

Beliau menambahkan, “Dengan memilah sampah sejak dari sumbernya, kita tidak hanya menjaga kebersihan area kerja, tetapi juga mendukung keberlanjutan operasional perusahaan yang ramah lingkungan demi generasi mendatang.”

Secara teknis, gerakan pemilahan sampah ini membawa tiga dampak positif utama bagi lingkungan:

  • Identifikasi Mudah: Membantu tim kebersihan dan pengelola lingkungan untuk mengetahui karakteristik limbah sejak awal.
  • Mencegah Tercampur: Sampah yang terjaga kebersihannya dan tidak tercampur akan jauh lebih mudah didegradasi, didaur ulang, atau diproses ulang menjadi produk baru.
  • Waste Diversion (Pengalihan Sampah): Secara signifikan mengurangi volume sampah yang langsung dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus mengalihkannya menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna atau ekonomi lebih tinggi.

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.