BEKASI — PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) kembali menerima kunjungan dari International Finance Corporation (IFC) pada 13 Juni 2025. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang telah dilaksanakan di kantor WTJJ pada 11 Maret 2025 lalu.

Dalam kunjungan kali ini, Head of Upstream & Advisory IFC, Victoria Delmon, bersama perwakilan IFC kantor Jakarta, disambut hangat oleh Direktur Utama PT WTJJ, Rendy Ardiansyah, beserta jajaran direksi dan manajemen perusahaan.

Pertemuan ini membahas potensi kerja sama strategis, khususnya dalam pengembangan infrastruktur air minum regional yang berkualitas dan berkelanjutan. Selain berdiskusi, IFC juga meninjau langsung Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM Regional Jatiluhur I untuk melihat skala dan sistem pengelolaan air yang diterapkan WTJJ.

Dalam agenda tersebut, tim IFC mendapatkan penjelasan teknis mengenai proses pengolahan air baku, kapasitas layanan, sistem distribusi, serta teknologi yang digunakan dalam pengoperasian SPAM Regional Jatiluhur I.

Peninjauan ini memberikan gambaran menyeluruh terkait standar operasional, efisiensi sistem, serta kontribusi WTJJ dalam penyediaan air minum berkualitas bagi masyarakat urban.

Direktur Utama PT WTJJ, Rendy Ardiansyah, menyampaikan bahwa kunjungan IFC ini menjadi momentum penting untuk memperluas jejaring kemitraan internasional sekaligus membuka peluang kolaborasi strategis di sektor air minum.

“ Diskusi serta penjajakan kerja sama dengan mitra global seperti IFC merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan air nasional dan mendorong terciptanya infrastruktur air modern yang ramah lingkungan,” ujar Rendy.**

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.