Bekasi, 18 April 2024 – PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ] melaksanakan sosialisasi mekanisme tanggap darurat pada warga terdampak pembangunan Proyek SPAM Regional Jatiluhur I di Balai RW 04, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (18/4)

Hadir mewakili Perseroan pada sosialisasi ini adalah Koordinator QHSE, Rivael Thamrin, Sekretaris Perusahaan, Fekum Ariesbowo dan perwakilan Konsorsium Kontraktor Wijaya Karya – Jaya Konstruksi [WJKSO] yaitu Supervisor QHSE, Ferdian Nurdiono dan staff QHSE, Mustika Bonita.

Sekretaris Perusahaan, Fekum Ariesbowo mengatakan bahwa WTJJ melaksanakan sosialisasi lpenanganan tanggap darurat kepada masyarakat ini guna mengantisipasi adanya kendala produksi air bersih pada saat Instalasi Penglahan Air (IPA) Bekasi dan Cibeet mulai beroperasi nanti.

“Untuk mengantisipasi adanya kendala dalam pelayanan air bersih WTJJ membuat layanan tanggap darurat akan siap merespons, dan menyelesaikan persoalan-persoalan terkait pelayanan air bersih di 4 wilayah offtaker (Kota Bekasi, Kab. Bekasi, Kab. Karawang, DKI Jakarta)” ujar Fekum.

.WTJJ berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tanggap darurat seoptimal mungkin“Kami juga memastikan semua petugas melakukan pemantauan dan merespons segala laporan dari masyarakat agar tak ada kendala distribusi air bersih,” pungkas Sekretaris Perusahaan WTJJ, Fekum Ariesbowo.

#ourwaterourfuture
#airbersihuntukmasadepan

Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur

IG | @wikajtiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W |www.wikatirtajayajatiluhur.id

 

 

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.