Bekasi, 10 Oktober 2023 – Dalam rangka pemantauan dan evaluasi pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, Tim Pemantauan dan Evaluasi Proyek Strategis Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melaksanakan peninjauan lapangan ke Proyek Strategis Nasional Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I, Bekasi, Selasa (10/10)
Dalam 3 hari agenda kerja pelaksanaan pemantauan dan evaluasi pekerjaan, Balai Prasarana Permukiman wilayah Jawa Barat (BPPW Jabar) pada hari pertama, memfasilitasi pelaksanaan FGD guna membahas progress dan permasalahan pada Pembangunan SPAM Regional Jatiluhur I.
Hari kedua, Tim melaksanakan tinjauan lapang ke Intalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi Proyek SPAM Regional Jatiluhur I. Hadir mewakili Perseroan pada kunjungan lapangan ini, antara lain, Manajer Konstruksi, Fitriana Agung Nugroho, Manajer Teknik, Ananto Darudono Putro, dan Construction Engineer, Andy Tri Utomo serta Rinaldi Fahreza . Sementara pada hari ketiga, akan dilanjutkan dengan pembahasan laporan hasil pemantauan dan evaluasi SPAM Regional Jatiluhur I.
Berdasarkan riset yang dilaksanakan Kementerian PPN/Bappenas, menunjukkan bahwa tingkat pelayanan minum yang layak, masih terbatas yaitu sebesar 88%. Dengan demikian masih terdapat selisih 12% untuk memenuhi target pelayanan prasarana air minum yang layak. Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi salah satu pilihan investasi pengembangan SPAM dalam rangka pencapaian target RPJMN 2024 sektor air minum.
Guna membantu percepatan realisasi target tersebut, pemerintah membangun SPAM Regional Jatiluhur I dengan kapasitas 4.750 l/detik yang diperuntukan bagi wilayah di DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang. Dalam skema KPBU, Badan Usaha Pelaksana (BUP) bekerja sama dengan Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK) untuk melakukan pelayanan air curah kepada 4 daerah pelayanan melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) masing-masing daerah.
Proyek Strategis Nasional, SPAM Jatiluhur I didesain akan memiliki kapasitas pengaliran 4.750 liter per detik (lpd) direncanakan memiliki 5 offtaker dari 2 instalasi pengolahan air (IPA). IPA Bekasi berkapasitas 4.400 lpd akan melayani offtaker Jatibening, offtaker Teluk Buyung, offtaker Sentra Timur dan offtaker Tarumajaya. Sementara IPA Cibeet yang berkapasitas 350 lpd akan melayani offtaker Karawang.
#airbersihuntuksemua
#optimizeeffortmaximizegoals
Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur
IG | @wikajatiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W | www,wikatirtajayajatiluhur.id
