Bekasi, 14 Agustus 2023 – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan [BPKP] yang didampingi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Air Minum, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat selaku Penanggung Jawab Proyek Kerja Sama (PJPK), berikan konsultasi dalam bentuk opini dengan fokus kepada tata kelola, pertimbangan risiko, serta kepatuhan terhadap perundang-undangan (governance, risk, compliance/GRC) terkait Modifikasi Proyek KPBU SPAM Regional I dan tinjauan lapang ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) Bekasi, Proyek Rancang Bangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I, Senin (14/8)

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Bonardo Agustinus Parlindungan Pangaribuan, Auditor Madya selaku Koordinator Pengawasan Badan Usaha Jasa Air dan Sanitasi BPKP. Turut hadir pula mendampingi kunjungan kerja pagi tadi dari PJPK, yaitu: Desrah, selaku Pembina Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Madya dan Henny Wardani Simarmata, Kepala Staf Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Madya, Direktorat Air Minum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR.

Sementara, Manajemen PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ] yang hadir antara lain: Direktut Keuangan, HC, dan Manajemen Risiko, Adang Hamdani, Direktur Operasi, Hari Suprianta, Manajer Konstruksi Fitriana Agung Nugroho, Manajer Teknik  Ananto Darudono Putro, Koordinator Komersial dan Administrasi Kontrak, M. Randal Tarigan, Koordinator QHSE, Rivael Thamrin, dan tim manajemen pendukung (Andy Tri Utomo, Muhammad Adianto, Feby Wucika Jasmin)

Direktur Operasi Perseroan, Hari Suprianta menyambut baik agenda kerja yang dilakukan oleh BPKP dan pendampingan dari PJPK. Hari menyampaikan terima kasih kepada BPKP yang telah hadir di tengah-tengah pembangunan Proyek SPAM Regional Jatiluhur I ini.

“Atas nama Manajemen WTJJ, saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi pimpinan dan seluruh jajaran BPKP serta tim pemeriksa, atas kerjasama yang baik dalam rangka perbaikan penataan dan pengelolaan SPAM Jatiluhur dengan tetap mengedepankan independensi, profesional dan nilai-nilai objektivitas,” ujar Hari,

Proyek Strategis Nasional, SPAM Jatiluhur I didesain  memiliki kapasitas pengaliran 4.750 liter per detik (lpd) direncanakan memiliki 5 offtaker dari 2 instalasi pengolahan air (IPA) yang akan melayani Kabupaten Karawang (350 lpd), Kabupaten Bekasi (100 lpd), Kota Bekasi (300 lpd), dan DKI Jakarta (4.000 lpd). IPA Cibeet berkapasitas 350 lpd akan melayani offtaker Karawang dan IPA Bekasi berkapasitas 4.400 lpd akan melayani offtaker Jatibening, offtaker Teluk Buyung, offtaker Sentra Timur dan offtaker Tarumajaya.

#airbersihuntuksemua
#airbersihutukmasa depan
#optimizeeffortmaximizegoals

Sekretaris Perusahaan
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur

IG | @wikajatiluhur
YT | ptwikatirtajayajatiluhur
W | www.wikatirtajayajatiluhur

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.