Bekasi, 16 Desember 2022 – PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur [WTJJ]  melaksanakan QHSE patrol sebagai rangkaian dari agenda rutin QHSE. Kali ini, aktivitas 3 bulanan tersebut tersebut ditujukan guna meninjau Water Treatment Plant atau Instalasi Pengolahan Air di Cibeet, Karawang, Kamis (15/12)

Hadir dalam QHSE Patrol WTJJ edisi Desember ini, antara lain: Direktur Utama, Hendra Rachmanto, Direktur Operasi Hari Suprianta, Koordinator QHSE, Rivael Thamrin dan Manajemen Perseroan. Kehadiran rombongan manajemen disambut langsung oleh Budi Poernomo selaku Manajer Konstruksi dan Pelaksana Utama,  Sebastian Stevanus mewakili Konsorsium Kontraktror Wijaya Karya – Jaya Konstruksi (WJKSO)

Mengawali kegiatan, pihak Konsorsium Kontaktor terlebih dahulu menyampaikan paparan pekerjaan yang tengah berlangsung di IPA Cibeet, seperti: pekerjaan reservoir, hydropaq, hydrofill, kantor operasional & laboratorium, workshop & warehouse serta chemical room. Selesai paparan dalam ruang, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapang.

Direktur Utama, Hendra Rachmanto dalam kunjungan kerjanya tersebut, mengapresiasi pelaksanaan proyek yang menurutnya berjalan dengan baik dan tanpa insiden. Walau demikian, Hendra juga tak henti-hentinya memotivasi dan memberi masukan konstruktif bagi tim WJKSO di Cibeet, Karawang.

“Ada beberapa area improvement yang perlu dilakukan terutama dalam metoda kerja agar menghasilkan produk yang baik dan minim repair. Meningkatkan koordinasi dengan Vendor BW agar pelaksanaan sesuai jadwal dan hasil sesuai rencana. Semoga pelaksanaan selanjutnya berjalan aman, lancar dan selamat, sesuai target,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hendra di sela-sela QHSE Patrol ini juga menekankan bahwa pekerjaan water treatment plant adalah pekerjaan spesial yang melibatkan banyak disiplin ilmu. Tidak hanya teknik sipil, tetapi juga mekanikal elektrikal dan instrumen sehingga perlu adanya satu koordinasi yang solid agar pekerjaan dapat terjadi sinkronisasi dan terintegrasi dengan baik.

“kita harus dapat menghindari pekerjaan-pekerjaan re-work dan perbaikan yang pasti akan berimbas pada waktu dan biaya. Seperti yang diamanahkan oleh Direksi WIKA, pekerjaan ini harus sesuai dengan waktu, kualitas, aman, dan biaya,” pungkas Direktur Utama.

QHSE Patrol pada pekan ke-2 Desember 2022 ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya monitoring dan controlling terhadap quality product, HSE, housekeeping, digitalisasi, dan progres produksi. Kegiatan diakhiri dengan penyampaian masukan dan saran perbaikan atas hasil temuan inspeksi lapangan yang telah dilakukan.

 

 

Bagikan di sosial media anda!

Beroperasinya SPAM Regional Jatiluhur 1 akan menambah akses air minum nasional hingga 2 juta orang.

Air yang dihasilkan oleh Instalasi Pengolahan Air WTJJ memiliki kualitas air yang tinggi dan sesuai dengan kualitas air minum yang dipersyaratkan dalam Permenkes No 492 Tahun 2010.