PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) bersama WIKA Group, mengadakan program Mudik Bersama BUMN 2025 yang bertujuan ke Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Purworejo sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan masyarakat merayakan Hari Raya Idulfitri di kampung halaman. (27/03/2025)
Melalui program ini, WTJJ bersama WIKA Group memberangkatkan 400 pemudik menuju berbagai kota tujuan dengan mengedepankan prinsip aman, nyaman, dan penuh kebersamaan. Program Mudik Bersama BUMN merupakan inisiatif Kementerian BUMN yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan fasilitas transportasi yang layak, sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas serta risiko perjalanan selama periode mudik Lebaran.
Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, menyampaikan bahwa partisipasi WTJJ dalam program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan serta komitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. “Mudik adalah momen penuh makna untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga. Melalui Mudik Bersama BUMN 2025, WTJJ bersama WIKA Group ingin memastikan para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Sebelum keberangkatan, seluruh peserta mendapatkan fasilitas yang telah dipersiapkan secara optimal, mulai dari armada transportasi yang memenuhi standar keselamatan, asuransi perjalanan, hingga paket konsumsi dan perlengkapan mudik. Pelepasan peserta mudik berlangsung dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan, mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi fondasi BUMN.
Partisipasi WTJJ dalam program ini juga selaras dengan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas, tidak hanya melalui proyek infrastruktur, tetapi juga melalui program sosial yang berdampak langsung.
Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, WTJJ berharap program Mudik Bersama BUMN 2025 dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan dan membawa kebahagiaan bagi para pemudik serta keluarga yang menanti di kampung halaman.
